Pemodelan Sebaran Genangan Banjir Menggunakan HEC-RAS di Sub DAS Cisadane Hilir

  • Sholikha D
  • Sutoyo S
  • Rau M
N/ACitations
Citations of this article
186Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sungai Cisadane berpotensi menimbulkan banjir di Tangerang, khususnya Bendungan Pasar Baru hingga Jembatan Kedaung. Hal ini disebabkan oleh penyempitan aliran dan pendangkalan sungai di hilir, serta perubahan penggunaan lahan di sepanjang bantaran Sungai Cisadane. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lokasi, kedalaman, dan sebaran genangan air menggunakan model aliran permanen keluaran HEC-RAS (1D) pada tanggal 26 Februari 2020 dan untuk debit dengan periode ulang 2, 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun. Pemodelan terdiri dari 3 tahap yaitu pre-processing, running model HEC-RAS, dan post-processing. Hasilnya menunjukkan banjir pada 26 Februari 2020 melanda hingga 11 kelurahan. Kedalaman dan luasan wilayah terdampak terbesar terjadi di Desa Kedaung Barat dengan luas genangan 3,41 ha (0,01% dari luas desa). Kedalaman dan luas banjir masing-masing meningkat 0,1-0,2 m dan 20-50 ha seiring dengan bertambahnya periode ulang debit. Keakuratan keluaran model hanya 32%. Ketidakakuratan hasil model disebabkan penggunaan data DEM resolusi rendah sebagai input model.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sholikha, D. E. Z., Sutoyo, S., & Rau, M. I. (2022). Pemodelan Sebaran Genangan Banjir Menggunakan HEC-RAS di Sub DAS Cisadane Hilir. Jurnal Teknik Sipil Dan Lingkungan, 7(2), 147–160. https://doi.org/10.29244/jsil.7.2.147-160

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free