Menyikapi Quarter Life Crisis dengan Critical Thinking Desposition di Tengah Pandemi Covid 19

  • Nafi'ah E
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Quarter life crisis adalah sebuah istilah yang berkaitan dengan tahap perkembangan sosio emosional manusia. Masa pandemi Covid-19 seperti saat ini tidak hanya mengancam pada kesahatan fisik saja, akan tetapi juga pada kesehatan psikis seseorang Selain kecemasan akan tertular virus covid-19, individu yang sedang mengalami quarter life crisis menjadi semakin tertekan karena merasa permasalahannya semakin bertambah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran critical thinking desposition dalam menghadapi quarter life crisis di tengah pandemi covid 19. Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan metode atau pendekatan kepustakaan (library research). Hasil penelitian yang didapat adalah kecenderungan berpikir kritis dalam menghadapi quarter life crisis adalah dengan menerima kebenaran (truth-seeking), berpikiran terbuka (open-mindedness), kemampuan menganalisis (analyticity, percaya diri (self-confidence), keingintahuan intelektual (inquisitiveness), kematangan kognitif (maturity of judgement).

Cite

CITATION STYLE

APA

Nafi’ah, E. C. (2023). Menyikapi Quarter Life Crisis dengan Critical Thinking Desposition di Tengah Pandemi Covid 19. Jurnal Neo Konseling, 5(3), 113. https://doi.org/10.24036/00619kons2023

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free