Ekstraksi dan Karakterisasi Senyawa Besi Oksida dari Batuan Vulkanik Pulau Ambon menggunakan Metode Kopresipitasi

  • Jaya G
  • Nggolaon D
  • Hattu N
N/ACitations
Citations of this article
25Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Senyawa besi oksida pada batuan vulkanik Pulau Ambon memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai material maju di masa depan. Untuk memanfaatkan potensi tersebut diperlukan sebuah usaha dengan cara mengekstraksi senyawa besi oksida. Pada penelitian ini metode kopresipitasi digunakan untuk mengekstraksi senyawa besi oksida. Hasil ekstraksi kemudian dikarakterisasi menggunakan beberapa instrumen seperti X-Ray Fluorescence (XRF), X-Ray Diffraction (XRD), dan Scanning Electron Microscope (SEM). Hasil karakterisasi menunjukkan senyawa besi oksida yang dihasilkan memiliki tingkat kemurnian dibawah 50%. Fasa mineral oksida yang terdeteksi dari data XRD adalah magnetit (Fe3O4), maghemit (-Fe2O3), dan hematit (-Fe2O3). Ukuran kristal secara rata-rata dibawah 15 nm dengan ukuran partikel rata-rata diatas 700 nm. Struktur morfologi permukaan terdapat aglomerasi dengan bentuk permukaan yang bulat. Hasil ini menunjukkan metode kopresipitasi telah berhasil mendapatkan senyawa besi oksida dari batuan vulkanik Pulau Ambon.

Cite

CITATION STYLE

APA

Jaya, G. W., Nggolaon, D., & Hattu, N. (2024). Ekstraksi dan Karakterisasi Senyawa Besi Oksida dari Batuan Vulkanik Pulau Ambon menggunakan Metode Kopresipitasi. Jurnal Fisika Unand, 13(1), 159–169. https://doi.org/10.25077/jfu.13.1.159-169.2024

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free