Literatur Review: Pengaruh Jenis Surfaktan terhadap Stabilitas Fisik Mikroemulsi

  • Rafifa M
  • Zahra A
  • Putra H
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
37Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Mikroemulsi adalah dispersi koloid transparan dengan viskositas rendah yang stabil secara termodinamika. Sistem ini terdiri dari fase minyak, fase air, surfaktan, dan kosurfaktan yang berperan penting dalam meningkatkan kelarutan obat dengan ukuran partikel yang sangat kecil. Surfaktan dan kosurfaktan merupakan komponen kunci dalam menurunkan tegangan antarmuka dan membentuk film fleksibel sehingga meningkatkan stabilitas formulasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis surfaktan terhadap stabilitas fisik mikroemulsi dengan menggunakan metode literature review dengan sumber dari database online seperti Google Scholar dan PubMed. Surfaktan nonionik, seperti Tween 80 dan Span 80 merupakan surfaktan yang paling banyak digunakan karena keamanan dan toksisitas rendah. Pembuatan mikroemulsi dengan metode suhu tinggi menghasilkan ukuran globul lebih kecil, sedangkan suhu ruang menghasilkan ukuran globul lebih besar. Kosurfaktan, seperti propilen glikol dan PEG 400, membantu stabilisasi sistem dengan menurunkan tegangan antarmuka. Parameter lain, seperti pH dan viskositas juga dipengaruhi oleh jenis surfaktan dan zat aktif yang digunakan. Surfaktan nonionik memberikan hasil optimal dalam stabilitas fisik formulasi mikroemulsi. Variasi metode dan kecepatan pengadukan memengaruhi ukuran globul, sedangkan kosurfaktan memperbaiki fleksibilitas antarmuka. Formulasi dengan pH yang sesuai dan viskositas tinggi memperlihatkan stabilitas lebih baik. Surfaktan nonionik seperti Tween 80 dan kosurfaktan seperti PEG 400 adalah komponen utama dalam formulasi mikroemulsi yang stabil. Faktor metode pembuatan, pH, viskositas, dan jenis zat aktif berperan signifikan dalam menentukan kualitas dan stabilitas sediaan mikroemulsi. Simpulan, surfaktan nonionik seperti Tween 80 dan Span 80 paling banyak dipergunakan dalam formulasi mikroemulsi karena keamanan dan toksisitas rendah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rafifa, M., Zahra, A. A., Putra, H. E., Aini, K. N., Sabrina, L. M., & Maulida, V. S. (2025). Literatur Review: Pengaruh Jenis Surfaktan terhadap Stabilitas Fisik Mikroemulsi. Jurnal Integrasi Kesehatan & Sains, 7(1), 46–52. https://doi.org/10.29313/jiks.v7i1.10496

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free