Peranan Komunikasi Dakwah dalam Keluarga Menurut Perspektif Islam

  • Mansur M
  • Nuranisah N
  • Afdal A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
91Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Manusia diciptakan oleh Allah bukan hanya sebagai makhluk individu akan tetapi juga sebagai makhluk sosial, oleh karena itu manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya memerlukan orang lain. Hal inilah yang menyebabkan seseorang perlu berkomunikasi dengan orang lainnya. Dalam konteks kehidupan yang lebih luas lagi, bahwa Allah telah menciptakan beragam suku, ras, bahasa dan agama yang masing-masing memiliki ragam budaya yang berbeda-beda. Maka dari itu, dalam komunikasi itu sendiri diperlukan dakwah, tujuannya untuk pemenuhan penyampaian pesan dakwah yang dilakukan oleh seseorang komunikator kepada komunikan, yang terjadi antar umat manusia. Komunikasi memainkan peran paling penting dalam sebuah keluarga. Karena keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat, mempengaruhi anggota keluarga untuk memiliki nilai-nilai yang baik dalam komunikasi untuk menjadi diterapkan di masyarakat nantinya. Lebih jauh lagi, Islam memiliki perspektifnya sendiri tentang komunikasi. Ini membimbing keluarga untuk berinteraksi di antara saudara kandung dan sebagainya. Islam menunjukkan prinsip-prinsip yang harus dipatuhi untuk menciptakan kenyamanan hidup.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mansur, M., Nuranisah, N., Afdal, A., Zakariah, Z., & Payuhi, F. (2022). Peranan Komunikasi Dakwah dalam Keluarga Menurut Perspektif Islam. Jurnal Kolaboratif Sains, 5(6), 359–364. https://doi.org/10.56338/jks.v5i6.2518

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free