Abstract
Hiperglikemia yang disebabkan oleh kelainan dalam sekresi insulin, fungsi insulin, adalah tanda gangguan metabolik yang dikenal sebagai diabetes melitus (DM). Pilihan obat alternatif untuk DM sangat berbeda, jadi perlu mempertimbangkan biaya agar obat yang dipilih tetap murah namun memberikan efek terapi terbaik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari profil penurunan kadar glukosa darah dan obat antidiabetes yang paling murah untuk digunakan pada pasien diabetes tipe 2 di instalasi rawat jalan RSUD R. Syamsudin, SH. Kota Sukabumi. Penelitian non-eksperimental ini menggunakan rancangan deskriptif dengan melihat rekam medis pasien rawat jalan dari instalasi farmasi. Kadar gula darah sewaktu dan biaya obat adalah parameter yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan antidiabetik glimepirid, yang merupakan obat yang paling hemat biaya untuk pasien diabetes melitus tipe 2, menunjukkan penurunan glukosa darah rata-rata sebesar 26,92% untuk pasien yang menggunakan metformin, dan sebesar 22,97% untuk pasien yang menggunakan glimepirid.
Cite
CITATION STYLE
Honifa, H., Rokhmah, N. N., Zunnita, O., & Elina, E. (2025). Analisis efektivitas biaya dan profil penurunan kadar glukosa darah penggunaan metformin dan glimepirid pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD R. Syamsudin, SH. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 42–50. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v8i1.600
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.