Abstract
Penelitian ini mengkaji falsafah hidup komunitas Adak Sampulonrua Buluttana dengan metode etnografi dalam pendekatan fenomenologi. Hasil yang ditemukan adalah: Pertama; Secara historis keberadaan AdakSampulonrua lahir sejak terbentuknya kampung Buluttana. Terbentuknya kampung Buluttana berawal dari keberadaan salah seorang keturunan Sombaya ri Gowa, yaitu Karaenta Data yang memisahkan diri dari kerajaan Gowa. Keberadaan Adak Sampulonrua pada tataran epistemologi mengalami perkembangan secara evolusi ada yang bersifat linear, ada yang bersifat progresif; namun pada sisi struktur tidak tersentuh dengan perubahan. Kedua; Wujud Falsafah Adak Sampulonrua masyarakat muslim Buluttana meliputi: Falsafah tau, falsafah pangnggadakkang, falsafah appasulapa serta falsafah siri'napacce. Ketiga; Nilai-nilai yang terkandung dalam keempat falsafah komunitas Adak Sampulonrua. Falsafah tersebut diaplikasikan dalam empat aspek, yaitu: patumbutau, patumbukatallassang, tumalla'langngi, dan tummoterangripammasena.
Cite
CITATION STYLE
Ibrahim, I. (2018). ADAK SAMPULONRUA (STUDI FALSAFAH HIDUP MASYARAKAT MUSLIM BULUTTANA KECAMATANTINGGIMONCONG KABUPATEN GOWA). Aqidah-Ta : Jurnal Ilmu Aqidah, 4(1). https://doi.org/10.24252/aqidahta.v4i1.5175
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.