ADAK SAMPULONRUA (STUDI FALSAFAH HIDUP MASYARAKAT MUSLIM BULUTTANA KECAMATANTINGGIMONCONG KABUPATEN GOWA)

  • Ibrahim I
N/ACitations
Citations of this article
33Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini mengkaji falsafah hidup komunitas Adak Sampulonrua Buluttana dengan metode etnografi dalam pendekatan fenomenologi. Hasil yang ditemukan adalah: Pertama; Secara historis keberadaan AdakSampulonrua lahir sejak terbentuknya kampung Buluttana. Terbentuknya kampung Buluttana berawal dari keberadaan salah seorang keturunan Sombaya ri Gowa, yaitu Karaenta Data yang memisahkan diri dari kerajaan Gowa. Keberadaan Adak Sampulonrua pada tataran epistemologi mengalami perkembangan secara evolusi ada yang bersifat linear, ada yang bersifat progresif; namun pada sisi struktur tidak tersentuh dengan perubahan. Kedua; Wujud Falsafah Adak Sampulonrua masyarakat muslim Buluttana meliputi: Falsafah tau, falsafah pangnggadakkang, falsafah appasulapa serta falsafah siri'napacce. Ketiga; Nilai-nilai yang terkandung dalam keempat falsafah komunitas Adak Sampulonrua. Falsafah tersebut diaplikasikan dalam empat aspek, yaitu: patumbutau, patumbukatallassang, tumalla'langngi, dan tummoterangripammasena.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ibrahim, I. (2018). ADAK SAMPULONRUA (STUDI FALSAFAH HIDUP MASYARAKAT MUSLIM BULUTTANA KECAMATANTINGGIMONCONG KABUPATEN GOWA). Aqidah-Ta : Jurnal Ilmu Aqidah, 4(1). https://doi.org/10.24252/aqidahta.v4i1.5175

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free