HUBUNGAN KADAR TIMBAL (PB) PADA RAMBUT DAN DARAH PEKERJA BENGKEL MOTOR SEBAGAI BIOINDIKATOR DI KABUPATEN JOMBANG

  • Khanifah F
N/ACitations
Citations of this article
45Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar belakang: Pekerja bengkel memiliki kecenderungan lebih besar menghirup udara yang mengandung timbal dan dapat mengakibatkan keracunan. Kandungan timbal (Pb) pada pekerja yang berhubungan dengan buangan timbal dalam tubuh seseorang dipengaruhi oleh umur, jenis kelamin dan masa kerja. Rambut dan darah dapat dijadikan sebagai bioindikator pemaparan timbal dalam tubuh. Tujuan: untuk mengetahui hubungan kadar timbal (Pb) pada rambut dan darah pekerja bengkel di kabupaten Jombang. Metode: penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan mempertimbangkan kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil:  Dari 25 sampel dapat diketahui bahwa 17 sampel rambut dan darah memiliki kadar timbal di atas ambang batas. Paparan timbal (Pb) dalam tubuh dipengaruhi oleh masa kerja dan umur. Usia diatas 35 tahun dengan masa kerja ≥ 4 tahun memiliki kadar timbal (Pb) yang lebih besar. Simpulan:  Kadar timbal (Pb) dalam rambut dan darah dapat dijadikan bioindicator timbal (Pb) dalam tubuh dan keduanya memiliki hubungan berbanding lurus dengan hasil koefisien korelasi 0.965.

Cite

CITATION STYLE

APA

Khanifah, F. (2022). HUBUNGAN KADAR TIMBAL (PB) PADA RAMBUT DAN DARAH PEKERJA BENGKEL MOTOR SEBAGAI BIOINDIKATOR DI KABUPATEN JOMBANG. Jurnal Wiyata: Penelitian Sains Dan Kesehatan, 9(2), 142. https://doi.org/10.56710/wiyata.v9i2.626

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free