Abstract
Beragamnya jurusan yang ditawarkan di SMK membuat beragam pula minat dan motivasi dari masing-masing siswa dalam memilih dan menentukan jurusan. Pengujian sebelum masuk jurusan memang sangat diperlukan guna memberikan jurusan yang tepat bagi peserta didik baru demi mendapatkan jurusan sesuai bakat dan bidang yang diinginkannya. Namun pengujian secara manual masih kurang akurat karena bisa saja terjadi kekeliruan saat proses perhitungan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dibuatkan perhitungan Sistem Pendukung Keputusan penjurusan menggunakan metode simple additive weighting untuk memudahkan pihak panitia penerima siswa baru di SMK Sumpah Pemuda Jakarta dalam menentukan jurusan yang tepat, cepat dan akurat. Adapun kriteria yang digunakan adalah Nilai UNBK Bahasa Indonesia memiliki bobot kriteria 10%, nilai UNBK Bahasa Inggris 10%, UNBK Matematika 15%, nilai UNBK IPA 5%, dan untuk pembobotan kriteria tertinggi adalah nilai dari hasil test penjurusan yaitu sebanyak 60% . Dan dari hasil perhitungan tersebut akan di kelompokan kembali untuk ditentukan ke jurusan yang sesuai dengan standar nilai yang ada. Untuk jurusan Akuntansi Nilai yang harus adalah ≥76 dari hasil perhitungan jurusan ini, jurusan Perkantoran ≥50 dan Administrasi Perkantoran adalah <50. Hasil akhir dari dari penelitian ini didapatkan bahwa sistem penunjang keputusan dengan metode SAW mampu mengatasi permasalahan dalam proses pemilihan jurusan.
Cite
CITATION STYLE
Putri, D. A., & Amin, R. (2018). PENERAPAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING DALAM MENENTUKAN SISWA BERPRESTASI PADA SMK SUMPAH PEMUDA JAKARTA. Journal Industrial Servicess, 4(1). https://doi.org/10.36055/jiss.v4i1.4098
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.