DETEKSI PENJUALAN DAGING AYAM TIREN DI EMPAT PASAR TRADISIONAL KOTA DENPASAR

  • Swari L
  • Swacita I
  • Suada I
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
132Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Ayam tiren pada dasarnya adalah ayam bangkai yaitu ayam yang mati bukan karena disembelih, melainkan ayam yang sebelumnya telah mati disebabkan daya tahan yang kurang baik selama perjalanan atau terkena penyakit kemudian sengaja disembelih untuk dijual di pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi kemungkinan ada penjualan daging ayam mati kemarin (tiren) yang dijual di empat pasar tradisional Kota Denpasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling dimana 72 sampel daging ayam diambil dari empat pasar tradisional di Kota Denpasar, masing-masing tiga sampel setiap pasar dengan enam kali ulangan. Variabel yang diuji dalam penelitian ini adalah deteksi ayam tiren dengan uji Malachite green dan uji pH daging ayam. Hasil penelitian didapatkan bahwa 19,44% (14/72) sampel menunjukkan uji Malachite green positif dan rataan pH daging ayam 5,93 (5,32 - 6,45).  Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa 19,44% daging ayam yang dijual di empat pasar tradisonal di Kota Denpasar diduga ayam tiren untuk itu disarankan kepada konsumen agar lebih selektif dalam memilih daging ayam untuk dikonsumsi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Swari, L. P. P., Swacita, I. B. N., Suada, I. K., & Agustina, K. K. (2019). DETEKSI PENJUALAN DAGING AYAM TIREN DI EMPAT PASAR TRADISIONAL KOTA DENPASAR. Buletin Veteriner Udayana, 143. https://doi.org/10.24843/bulvet.2019.v11.i02.p06

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free