Abstract
Tujuan utama dalam penulisan artikel ini adalah untuk memperoleh pemahaman mengenai faktor-faktor yang diperlukan dalam aktivitas benchmarking peningkatan layanan di pemerintahan daerah, terutama faktorfaktor yang memiliki kontribusi positif. Artikel ini juga bertujuan untuk mengevaluasidisincentives untuk benchmarking dan permasalahan-permasalahan pengukuran kinerja balk keuntungan kuaUtatif dan kuantitatif. Dan terakhir, artikel ini bertujuan untuk memahami bagaimana organisasi pemerintah khususnya pemerintah daerah mempelajari proses aktivitas benchmarking dan bagaimana pengaruhnya terhadap peningkatan kualitas layananjasa yang ada di dasarkan pada konsep Best Value. Sistematika pembahasan dalam artikel ini adalah sebagai berikut: penjelasanmengenai istilah "benchmarking" daninstrumen-instrumennya yang berkaitan dengaii sektor pemerintah daerah, penilaian pengaruh pengukuran kinerja dan pengendalian dalam sektor pemerintah daerah, diskusi dari permasalahan benchmarking di bawah kendali bestvalue,penjelasan mengenai benchmarking di bawah kendali bestvaluedan ditutup dengan simpulan.
Cite
CITATION STYLE
Susilo, J. (2006). BENCHMARKING PENINGKATAN LAYANAN PEMERINTAH DAERAH SUATU TINJAUAN TEORITIS. Jurnal Aplikasi Bisnis, 6(9), 728–740. https://doi.org/10.20885/jabis.vol6.iss9.art4
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.