GAYA KOMUNIKASI KEPEMIMPINAN JOKOWI

  • Effendi C
  • Sinaga A
  • Sulistiani I
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
154Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Menjelang berakhirnya kepemimpinan Presiden Joko Widodo atau yang sering dipanggil dengan Jokowi, gaya komunikasi kepemimpinannya  banyak mendapat penilaian yang pro dan kontra  dari masyarakat. Meskipun tidak dapat dipungkiri  pro dan kontra tersebut merupakan interpretasi masyarakat dari apa yang terlihat dari berbagai media yang menyampaikan pesan berkaitan dengan cara berkomunikasi atau gaya komunikasi Jokowi sebagai seorang pemimpun negara, di mana pendekatan kultural  lebih sering dilakukan Jokowi menggunakan budaya daerah Solo. Berkaitan dengan hal tersebut, maka tujuan dari  penelitian ini adalah:1)  Menganalisis komunikasi politik Jokowi, 2) Menganalisis gaya komunikasi kepemimpinan Jokowi 3) Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepemimpinan Jokowi. Teori yang digunakan adalah teori kepemimpinan dan gaya komunikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data studi literatur review dari berbagai jurnal penelitian terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Komunikasi politik Jokowi menggunakan komunikasi simbolik dan memiliki kredibitas sebagai komunikator politik, 2) Gaya komunikasi dalam kepemimpinan Jokowi menggunakan  komunikasi  konteks tinggi (high context), 3) Faktor-faktor yang memengaruhi kepemimpinan Jokowi ada dua yaitu internal dan eksternal serta nilai kepemimpinan Jokowi yaitu populis, humanis, demokratis dan cinta tanah air.

Cite

CITATION STYLE

APA

Effendi, C., Sinaga, A. B., Sulistiani, I., & Adawiyah, S. E. (2023). GAYA KOMUNIKASI KEPEMIMPINAN JOKOWI. Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik Dan Komunikasi Bisnis, 7(2), 169. https://doi.org/10.24853/pk.7.2.169-178

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free