Abstract
Pandemi COVID-19 terjadi di seluruh dunia. Semua rentang usia berisiko mengalami infeksi COVID-19 termasuk remaja yang memiliki risiko tertular COVID-19 karena aktivitasnya yang tinggi dan cenderung berkumpul dalam kelompok sebaya. Dampak COVID-19 terhadap remaja dapat mempengaruhi kesehatan fisik maupun kesehatan jiwa. Penelitian ini untuk memperoleh gambaran efikasi diri remaja terkait pencegahan infeksi COVID-19 dan pengetahuan, sikap dan tindakan remaja terhadap pencegahan COVID-19. Penelitian menggunakan metode cross sectional dengan melibatkan 389 remaja dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dan snow ball sampling. Hasil penelitian didapatkan variabel efikasi diri remaja 59,1% dalam kategori tinggi, pengetahuan remaja 66,8% dengan kategori kurang, sikap pencegahan COVID-19 didapatkan 55% dalam kategori kurang, praktik pencegahan COVID-19 didapatkan 49,6% dalam kategori kurang. Hasil analisis hubungan antara efikasi diri dengan praktik pencegahan COVID-19 diperoleh ada hubungan yang signifikan antara efikasi diri dengan praktik pencegahan COVID-19 (p value= 0,012) dan nilai OR = 1,679. Remaja yang memiliki efikasi diri tinggi memiliki perilaku praktik pencegahan COVID-19 dengan baik. Hasil temuan dapat digunakan untuk mengembangkan mengembangkan promosi kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan pencegahan COVID-19 pada agregrat remaja.
Cite
CITATION STYLE
Lestari, P. H., Juliani, E., & Rosliany, N. (2022). HUBUNGAN EFIKASI DIRI REMAJA DENGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PRAKTIK PENCEGAHAN INFEKSI COVID-19. Jurnal Kesehatan Holistic, 6(1), 1–11. https://doi.org/10.33377/jkh.v6i1.120
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.