Abstract
Pemerintah telah menggulirkan banyak program pemberdayaan, namunterkadang pemberdayaan tersebut dirasa kurang mengena kepada masyarakatsecara menyeluruh. Karena program – program yang dilakukan cenderungseragam dan kurang melihat potensi disetiap wilayah masyarakat yangberagam. Sehingga pemberdayaan model bottom up yang lebih memperhatikanaspek kekayaan alam modal masyarakat atau masyarakat berpengaruh besar.Modal sosial merupakan wujud modal manusia yang sangat menonjol untukdimanfaatkan dalam program pemberdayaan masyarakat. Penelitian yangdituangkan dalam artikel ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana modalsosial yaitu kepercayaan, jaringan dan norma berperan dalam pemberdayaanekonomi masyarakat di Ponorogo dengan menggunakan metode penelitiankualitatif dengan teknik pengumpulan data dari wawancara secara mendalamterhadap penganggung jawab dan masyarakat yang berkontribusi didalamnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa program pemberdayaan masyarakat melalui Sentra Batik Ponorogo dari ketiga elemen modal sosialberperan secara kesinambungan melalui pola interaksi yang berlangsung terus– menerus. Dengan memanfaatkan modal sosial pemberdayaan dapat berjalancukup baik. Hal ini dilihat dari munculnya peluang kerja baru dan meningkatnyapotensi ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, hal ini perlu adanya dukungandari pemerintah untuk berkembang
Cite
CITATION STYLE
Ridolla, A., & Kasmiati, K. (2023). PERAN MODAL SOSIAL DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT MELALUI PEMBERDAYAAN EKONOMI PADA PENGRAJIN BATIK DI PONOROGO. Investama : Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 8(1), 31–44. https://doi.org/10.56997/investamajurnalekonomidanbisnis.v8i1.955
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.