PELATIHAN PROMOSI TAMAN BACAAN MASYARAKAT (TBM) DI PADANGPANJANG: MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL SECARA KREATIF DI MASA PANDEMI

  • Yuliza F
  • Aziz R
  • Pramayoza D
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Berbagai Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Kota Padangpanjang masih menghadapi kendala promosi, di mana masyarakat sekitar belum mengetahui dengan baik tentang koleksi, program, dan manfaat dari keberadaan TBM. Kegiatan Pengabdian Masyarakat (Abdimas) bertajuk “Strategi Promosi TBM 2020” adalah program Kerjasama antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Padangpanjang dengan ISI Padangpanjang dan Akpar Paramitha Bukittinggi. Kegiatan Abdimas ini bertujuan untuk mendesiminasikan strategi promosi sederhana dengan memanfaatkan media sosial kepada TBM di Padangpanjang. Cara promosi yang diterapkan adalah pemanfaatan Media Sosial, dengan dua alasan, yakni: pertama, biaya murah dan cepat; dan kedua, situasi pandemi. Perancangan strategi TBM diawali dengan Diskusi Kelompok Terpumpun bersama pengelola TBM untuk memahami prinsip-prinsip promosi, dilanjutkan dengan proses pemetaan bersama tentang potensi promosi yang dimiliki, evaluasi diri sebagai dasar promosi, praktik dan pendampingan perancangan materi promosi dan penyusunan strategi promosi, dan diakhiri dengan diskusi tentang pengembangan promosi TBM yang dapat dilakukan, antara lain dengan membangun TBM sebagai tempat rekreasi keluarga, mengembangkan edu-wisata, dan atau mengembangkan eko-wisata.Kata kunci: Taman Bacaan Masyarakat, Padangpanjang, strategi promosi, media social, pandemi

Cite

CITATION STYLE

APA

Yuliza, F., Aziz, R. A., & Pramayoza, D. (2022). PELATIHAN PROMOSI TAMAN BACAAN MASYARAKAT (TBM) DI PADANGPANJANG: MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL SECARA KREATIF DI MASA PANDEMI. Jurnal Abdimas Mandiri, 6(2). https://doi.org/10.36982/jam.v6i2.2328

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free