Abstract
Bangsa Indonesia menghadapi era di mana konflik horizontal kerap terjadi. Terlebih dalam era kemajuan digital dan era disrupsi yang memaksa manusia untuk menggunakan teknologi dalam berkomunikasi, berbisnis dan lain sebagainya. Di era disrupsi ini banyak ujaran kebencian yang mudah diakses di dunia maya sehingga dapat mengancam persatuan di dunia nyata. Dengan menggunakan pendekatan studi literatur, tulisan ini bermaksud menjelaskan bagaimana orang Kristen berdampak dan menjadi pelaku aktif dalam menciptakan kehidupan yang rukun dan menjadi pelopor pemersatu perdamaian. Itu dapat dicapai bila orang Kristen mengupayakan kehidupan yang rukun dengan adanya aksi nyata di dalam lingkungan masyarakat maupun dalam komunitas media sosial yang sekarang disebut masa globalisasi di era disrupsi. Melalui era disrupsi dan tantangannya orang kristen dapat memahami bahwa situasi dan kondisi apapun yang terjadi tetap memberikan kontribusi bagi kemajemukan bangsa Indonesia. Hal itu selaras dengan dasar Iman Kristen dalam kerukunan yang selanjutnya dapat diaktualisasikan oleh orang Kristen dalam masyarakat di era disrupsi.
Cite
CITATION STYLE
Simon, S., & Arifianto, Y. A. (2021). Kerukunan Umat Beragama dalam Bingkai Iman Kristen di Era Disrupsi. Literasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Inovasi, 1(1), 35–43. https://doi.org/10.58466/literasi.v1i1.28
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.