HUBUNGAN PENGETAHUAN INFORMASI OBAT DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN GANGGUAN JIWA DI PROVINSI LAMPUNG

  • Isnenia I
N/ACitations
Citations of this article
46Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pada saat ini secara global gangguan kesehatan jiwa menjadi tantangan kesehatan dan menyebabkan beban penyakit sebesar 14%. Kondisi penyakit diperparah akibat ketidakpatuhan karena kurangnya pengetahuan. Ketidakpatuhan pasien dengan gangguan kesehatan jiwa berkisar antara 30-65%. Keluarga pasien sebagai pendamping minum obat pasien harus mempunyai pengetahuan yang baik tentang penggunaan obat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan informasi obat dengan kepatuhan minum obat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik secara case control, dengan 360 sampel yang merupakan keluarga pasien. Pengetahuan keluarga pasien tentang informasi obat diperoleh dari kuesioner, sedangkan kepatuhan diukur menggunakan MMAS-8. Data dianalisis secara deskriptif meliputi karakteristik dan distiribusi pengetahuan serta kepatuhan. Regresi logistik uji omnibus digunakan untuk mengetahui hubungan karakteristik terhadap pengetahuan dan uji Kolmogorov-Smirnov untuk menguji hubungan pengetahuan terhadap kepatuhan. Tingkat pengetahuan keluarga pasien menunjukkan bahwa 357 (99,8%) orang responden dengan tingkat pengetahuan suboptimal dan 3 (0,8%) orang responden dengan pengetahuan optimal. Tingkat kepatuhan pasien menunjukkan 243 (67,5%) dengan tingkat kepatuhan baik, 56 (15,6%) sedang, dan 61 (16,9%) rendah. Faktor sosio-ekonomi-klinis keluarga dan pasien tidak berhubungan signifikan dengan tingkat kepatuhan minum obat (p= 0,964 > 0,05); dan tingkat pengetahuan terhadap tingkat kepatuhan (p=0,594 > 0,05) mempunyai hubungan tidak signifikan. Kesimpulan penelitian ini yaitu tidak terdapat hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan keluarga pasien dengan kepatuhan pasien. Kata kunci: pengetahuan informasi obat, kepatuhan, gangguan jiwa ABSTRACT Nowadays, mental health problems globally are considered as health challenge and cause a disease burden as much as 14%. The disease condition is exacerbated by non-compliance due to lack of knowledge. The non-compliance of patients with mental health problems ranged from 30-65%. The patient's family as a companion to take medication for the patient must have good knowledge about drug use. The aim of this study was to determine the relationship between knowledge of drug information and medication

Cite

CITATION STYLE

APA

Isnenia, I. (2021). HUBUNGAN PENGETAHUAN INFORMASI OBAT DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN GANGGUAN JIWA DI PROVINSI LAMPUNG. Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi, 18(1), 28. https://doi.org/10.12928/mf.v18i1.19221

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free