Indikasi Predatory Pricing Yang Dilakukan Ovo Dengan Cara Burning Money

  • Rahmawati C
N/ACitations
Citations of this article
57Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Predatory pricing adalah praktek menjual rugi sebagai strategi penetapan harga dimana harga yang ditetapkan atas suatu produk atau layanan sangat rendah dari harga pasaran industri dengan tujuan untuk mencari konsumen baru serta menciptakan hambatan bagi pesaing usaha lain yang akan masuk sehingga bisa menyingkirkan pesaing usaha yang lain dan bisa menguasai pasar. Tindakan ini sering disebut upaya illegal dalam menguasai pasar karena menghilangkan persaingan sehat sehingga pasar lebih rentan menjadi monopoli. Konsep keuangan startup sendiri memang akrab dengan konsep bakar uang atau burning money/cash burn dimana kondisi ini terjadi jika pengeluaran masih lebih besar daripada pendapatan, jika startup tidak mendapatkan dana investasi, tentu saja riwayat mereka akan berakhir karena faktor kehabisan uang inilah yang menjadi salah satu faktor bangkrutnya startup. Kondisi burning money/cash burn tidak dapat dipastikan berapa lama hingga mencapai pendapatan yang diinginkan. Ovo merupakan layanan dompet digital asal Indonesia yang memudahkan penggunanya untuk bertansaksi di merchant yang menjalin kerjasama dengannya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahmawati, C. R. (2021). Indikasi Predatory Pricing Yang Dilakukan Ovo Dengan Cara Burning Money. Jurist-Diction, 4(2), 585. https://doi.org/10.20473/jd.v4i2.25754

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free