Abstract
Kesehatan mental mahasiswa merupakan aspek penting dalam keberhasilan pendidikan tinggi, khususnya di bidang fisioterapi yang memiliki tuntutan akademik dan praktikum yang berat. Selama masa pendidikan, mahasiswa sering menghadapi stres akademik yang dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran dukungan sosial dalam meningkatkan kesehatan mental mahasiswa fisioterapi selama praktik klinik di Stikes Siti Hajar Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 100 mahasiswa fisioterapi yang telah menjalani minimal satu bulan praktik klinik, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mengukur tingkat dukungan sosial dan kesehatan mental mahasiswa, yaitu Social Support Questionnaire (SSQ) dan General Health Questionnaire (GHQ-12). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa merasa didukung secara emosional oleh teman sejawat (65%), diikuti oleh dukungan dari dosen (55%) dan keluarga (45%). Analisis korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial dan kesehatan mental mahasiswa (r = 0.68, p 0.01). Penelitian ini menyimpulkan bahwa dukungan sosial berperan penting dalam meningkatkan kesehatan mental mahasiswa fisioterapi, dengan teman sejawat dan dosen sebagai sumber dukungan utama.
Cite
CITATION STYLE
Aini, N., Sutandra, L., & Sulaiman, S. (2025). Pengaruh Dukungan Sosial dalam Meningkatkan Kesehatan Mental Mahasiswa Fisioterapi Selama Praktik Klinik. All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety, 5(1), 166–173. https://doi.org/10.58939/afosj-las.v5i1.786
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.