Abstract
COVID-19 telah menyebabkan pembatasan yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang secara signifikan memengaruhi kelompok paling rentan dalam masyarakat, seperti penyandang disabilitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki efek pembatasan lockdown COVID-19 terhadap kualitas hidup anak-anak penyandang disabilitas intelektual. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif (explanatory research). Data diperoleh melalui kuesioner yang dijawab oleh responden (anak intelektual). Data diolah dan dianalisis berdasarkan analisis univariat. Melihat gambaran kualitas hidup dan mengedintifikasi berdasarkan domain kesehatan fisik, psikologis, hubungan sosial dan lingkungan. Hasil: Dari total 54 responden, didapatkan hasil bahwa mayoritas memiliki kualitas hidup buruk yaitu 38 responden (64,9 %) dan kualitas hidup baik yaitu 16 responden (35,1%). Kesimpulan: Peneliti menemukan pada siswa-siswi yang memiliki keterbatasan fisik seperti intelektual akan berpengaruh terhadap kualitas hidup mereka dan mayoritas mengalami kualitas hidup yang buruk.
Cite
CITATION STYLE
Hidayat, S. A., & Yuliastuti, W. (2022). Kualitas Hidup Anak Disabilitas Intelektual Pasca Pandemic COVID-19 Di Kabupaten Tulungagung. PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL, 4(1), 97–102. https://doi.org/10.54832/phj.v4i1.334
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.