Abstract
Berbagai macam hal yang bisa menimbulkan rasa indah pada saat kita mengalaminya dan berbagai macam proses yang penata lalui untuk mewujudkan karya musik pajegan. Karya musik pajegan terinspirasi dari tradisi mapeed yang ada di Desa Adat Kapal, penata menganalogikan atau membahasakan suatu bentuk dari pajegan ke dalam suatu musik. Pajegan merupakan sebuah istilah Bali yang pada umumnya sering disebut Gebogan yaitu sebuah sesajen yang dihaturkan ke pada Tuhan Yang Maha Esa atau Sang Hyang Widhi Wasa. Proses penciptaan karya ini dilakukan dengan 3 tahapan yaitu rangsangan awal yang dipadukan dengan konsep Alma M. Hawkins dalam buku yang terdiri dari Exploration (eksplorasi), Improvisation (improvisasi) dan Forming (pembentukan). Karya ini diwujudkan dalam bentuk tabuh kreasi pepangulan yang tetap berpijak pada ranah tradisi. Dalam karya musik pajegan ini menggunakan media ungkap barungan Gamelan Gong Kebyar dimana jumlahnya melebihi 30 orang, karya ini juga dilakukan dengan proses tahap bereksperimental dan melakukan suatu perkembangan motif – motif permainannya dibentuk secara sistematis.
Cite
CITATION STYLE
Juniarta, I. N., Sudiana, I. N., & Hartini, N. P. (2022). Composition karawitan Bali “Pajegan” | Komposisi Karawitan Bali “Pajegan.” GHURNITA: Jurnal Seni Karawitan, 2(1), 25–31. https://doi.org/10.59997/jurnalsenikarawitan.v2i1.389
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.