Abstract
Perubahan pola makan yang kurang baik dapat terjadi di kalangan mahasiswa. Selama masa transisi, mahasiswa dituntut untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, yang berpotensi menyebabkan perubahan pada pola makan. Perubahan pola makan yang terjadi pada mahasiswa berpotensi besar atau rentan mengalami permasalahan gizi dengan risiko overweight dan obesitas. Penelitian ini menganalisis pengaruh pola makan harian terhadap kejadian overweight dan faktor risiko penyakit degeneratif pada mahasiswa Sekolah Vokasi IPB University. Desain studi korelasi cross-sectional adalah metodologi penelitian yang digunakan. Penelitian ini menggunakan alat ukur kuesioner kebiasaan makan dan food recall 24 jam. Analisis uji chi-square digunakan untuk menguji hasil penelitian secara statistik. Hasilnya menyatakan bahwa kebiasaan jajan terdapat hubungan dengan kejadian overweight dan faktor risiko penyakit degeneratif. Sedangkan pada konsumsi fast food menunjukkan tidak terdapat hubungan. Pada Angka Kecukupan Energi (AKE) ditemukan nilai signifikan α 1,34 yang artinya tidak terdapat hubungan. Hasil temuan ini menunjukkan perlunya edukasi gizi dan promosi pola makan sehat secara berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.Unhealthy dietary changes can occur among college students. During the transition period, college students have to adjust a new surroundings, which has the potential to cause changes in dietary patterns. Dietary changes that occur in students have the potential to be high or vulnerable to nutritional problems with the risk of overweight and obesity. This study analyzed the effect of daily dietary patterns on the incidence of overweight and risk factors for degenerative diseases in College of Vocational Studies IPB University. The cross-sectional correlation study design was the research methodology used. This research used a questionnaire measuring eating habits and 24-hour food recall. Chi-square test analysis was used to statistically test the result of the research. The results showed that snacking habits were related to the incidence of overweight and risk factors for degenerative diseases. While fast food consumption showed no relationship. In the Energy Adequacy Rate (AKE), a significant value of α 1.34 was found, which means there was no relationship. These findings indicate the need for nutrition education and promotion of healthy eating patterns on an ongoing basis in the college environment.
Cite
CITATION STYLE
Firman Muhammad Basar, Asty Khairi Inayah Syahwani, Sosa Novinuryani Putri, & Winda Jeni Maharani. (2025). Pengaruh Pola Makan Harian Terhadap Kejadian Overweight Dan Faktor Risiko Penyakit Degeneratif Pada Mahasiswa Sekolah Vokasi IPB University. Jurnal Sains Boga, 8(2), 61–69. https://doi.org/10.21009/jsb.008.2.02
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.