Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan ayat-ayat yang mengandung kata (‘asā) dalam Al-Qur’an, mengkajinya secara kaidah nahwiyah, mengklarifikasi makna semantik (‘asā) dalam Alquran Suci. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) jumlah tempat kata ‘asā’ dalam Al-Qur’an sebanyak tiga puluh ayat; 2) jumlah ayat yang mengandung kata ‘asā’ dalam Al-Qur’an disebutkan dua puluh delapan ayat; 3) kata ‘asā’ lebih tepat disebut sebagai fi’il, yaitu bagian dari fi’il nāqish yang beramal seperti amal “kāna”; 4) Kata ‘asā’ bisa digunakan secara sempurna dengan fā’il saja sebagai pengganti khabar, ataupun sebagai fi’il nāqish yag menyembunyikan isimnya; 5) kata ‘asā’ dalam Al-Qur’an memiliki tiga makna, yaitu bermakna wajib, bermakna harapan dan bermakna belaskasihan. Karena itu, peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneruskan penelitian dengan af’āl al muqārabah dalam Al-Qur’an seperti fi’il “kāda” . demikian pula bagi mahasiswa agar mempelajari fi’il nawāsikh dalam Al-Qur’an.
Cite
CITATION STYLE
Musthofa, Q. B. (2020). MAWĀRID ‘ASĀ FĪ AL QURĀN AL-KARĪM. Ta’lim Al-’Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab & Kebahasaaraban, 4(1), 41–60. https://doi.org/10.15575/jpba.v4i1.8327
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.