PERHITUNGAN KEBUTUHAN SUMUR RESAPAN BERDASARKAN DATA GENANGAN DI KELURAHAN CILANDAK BARAT, KECAMATAN CILANDAK, KOTA JAKARTA SELATAN

  • Fauzia A
  • Asseggaf A
  • Triany N
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Lahan kritis akibat pembangunan secara tidak langsung dapat menyebabkan berkurangnya daerah resapan air hujan. Berkurangnya daerah resapan dapat mengakibatkan adanya daerah genangan. Daerah genangan dapat dicegah dengan pembuatan sumur resapan. Sumur resapan dibangun dengan tujuan untuk memperkecil limpasan permukaan, sehingga dapat meminimalisir daerah genangan. Lokasi penelitian terletak di Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan data genangan pada tahun 2016 untuk menghitung jumlah sumur resapan yang dibutuhkan. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan menganalisis volume genangan sesuai dengan PERGUB DKI Jakarta No. 20 tahun 2013. Dengan luas daerah terdampak genangan sebesar 56.156,82 m2, dengan tinggi genangan sebesar 0,67 m, maka total volume genangan yang terjadi di Kelurahan Cilandak Barat sebesar 37.625,07 m3. Dengan jumlah sumur resapan maksimum (volume sumur resapan 2m3) yang dibutuhkan sebanyak 18.813 buah, dengan jumlah sumur resapan minimum (volume sumur resapan 4m3) yang dibutuhkan sebanyak 9.406 buah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fauzia, A., Asseggaf, A., & Triany, N. (2023). PERHITUNGAN KEBUTUHAN SUMUR RESAPAN BERDASARKAN DATA GENANGAN DI KELURAHAN CILANDAK BARAT, KECAMATAN CILANDAK, KOTA JAKARTA SELATAN. Journal of Geoscience Engineering & Energy, 16–21. https://doi.org/10.25105/jogee.v4i1.14401

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free