Abstract
Penelitian ini di tujukan untuk mengetahui sejauh mana efektivitas penggunaan model blended learning untuk mengembangkan hasil belajar siswa kelas X TKJ. Model blended learning adalah gabungan dari dua model pembelajaran yaitu pembelajaran offline/tatap muka dan pembelajaran online. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik desain pra eksperimental dengan desain komparasi kelompok lengkap. Kelompok eksperimen menggunakan model pembelajaran hybrid berbasis online untuk pembelajaran terapi, sedangkan kelompok kontrol mendapatkan terapi konvensional di dalam kelas. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari pre-test dan post-test, kemudian dianalisis dengan uji t. Setelah mengumpulkan dan menganalisis data penelitian, hasil penelitian menunjukkan bahwa dibandingkan dengan kelompok kontrol, siswa pada kelompok eksperimen memiliki hasil belajar yang lebih baik secara signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran hybrid berbasis online dapat secara efektif meningkatkan efek belajar siswa
Cite
CITATION STYLE
Pangkerego, K. A. J., Sojow, L., & Manggopa, H. K. (2021). PENGARUH MODEL BLENDED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SIMULASI DAN KOMUNIKASI DIGITAL SISWA KELAS X SMK NEGERI 1 TOMOHON. Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi, 1(1), 55–68. https://doi.org/10.53682/edutik.v1i1.1004
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.