Abstract
Kasus DBD di Kota Malang pada tahun 2022 tercatat sebanyak 569 kasus, dimana penderita DBD didominasi dengan anak-anak yang berusia 1- 14 tahun sebanyak 225 orang. Penambahan kasus tersebut karena kurangnya keterpaparan terhadap informasi kesehatan yang menyebabkan rendahnya kesadaran anak dalam upaya pencegahan. Upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan memberikan edukasi promosi kesehatan menggunakan media dengue cards game yang disajikan dalam bentuk gambar dan keterangan sehingga memiliki daya tarik tersendiri bagi anak untuk mempelajarinya. Penelitian ini menggunakan pre-eksperimental design dengan pendekatan one group pre-test post-test design. Populasinya yaitu semua siswa di SDN Ciptomulyo 2 Kota Malang yang berjumlah 199. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik pusposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 50 responden. Instrument yang digunakan adalah kuesioner. Dari hasil penelitian ini menunjukkan tingkat pengetahuan siswa sebelum diberikan edukasi tentang DBD dengan presentase tingkat pengetahuan baik sebanyak 4% setelah diberikan edukasi mengalami peningkatan yang signifikan menjadi 90%. Berdasarkan hasil dari uji Wilcoxon dengan tingkat signifikansi 0,05, didapatkan hasil nilai p value 0,000 dengan demikian penelitian ini menolak Ho artinya ada pengaruh yang bermakna antara edukasi menggunakan media dengue cards game terhadap perubahan pengetahuan siswa sekolah dasar. Media Dengue Cards Game ini bisa digunakan sebagai salah satu alternatif dalam melakukan edukasi pencegahan DBD.
Cite
CITATION STYLE
Mufida, A. R., Jupriyono, J., & Winarni, S. (2024). PENGARUH EDUKASI MEDIA DENGUE CARDS GAME TERHADAP PENGETAHUAN PENCEGAHAN DBD DI SDN CIPTOMULYO 2 KOTA MALANG. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 13(1), 123. https://doi.org/10.31290/jpk.v13i1.4476
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.