Hubungan Metakognitif dengan Pemahaman Konsep Mahasiswa Pada Pembelajaran Menggunakan Model Pemberdayaan Berpikir Melalui Pertanyaan (PBMP)

  • Kusuma A
  • Baskara Z
N/ACitations
Citations of this article
78Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Metakognitif yang terbentuk dalam diri seseorang menjadi kemampuan bagi seseorang tersebut untuk mengevaluasi, mengakses pembelajaran dan memahami konsep dalam pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan metakognitif dengan pemahaman konsep mahasiswa PGSD pada pembelajaran menggunakan model pemberdayaan berpikir melalui pertanyaan (PBMP). Sampel di dalam penelitian ini adalah mahasiswa kelas 4B Sore Program Studi PGSD yang sedang menempuh matakuliah Metode Penelitian Kuantitatif. Keterampilan metakognitif diukur dengan rubrik keterampilan metakognitif terintegrasi dengan tes esai (achievement test) dan pemahaman konsep mahasiswa diukur menggunakan soal tes esai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan metakognitif dengan pemahaman konsep mahasiswa pada pembelajaran menggunakan model PBMP dengan nilai koefisien korelasi (r) adalah sebesar 0.864 (sangat tinggi). Arah hubungan metakognitif dengan pemahaman konsep adalah hubungan positif. Nilai koefisien determinasi (r2) hubungan metakognitif dengan pemahaman konsep adalah sebesar 0.746 atau 74.6%. Persamaan garis regresi hubungan metakognitif dengan pemahaman konsep mahasiswa pada pembelajaran menggunakan model PBMP adalah .

Cite

CITATION STYLE

APA

Kusuma, A. S., & Baskara, Z. W. (2022). Hubungan Metakognitif dengan Pemahaman Konsep Mahasiswa Pada Pembelajaran Menggunakan Model Pemberdayaan Berpikir Melalui Pertanyaan (PBMP). Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(4b). https://doi.org/10.29303/jipp.v7i4b.882

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free