Kadar pro inflamator High Sensitive C-Reactive Protein (HSCRP) pada remaja stunted obese di SMA Kota Semarang

  • Moulia M
  • Sulchan M
  • Nissa C
N/ACitations
Citations of this article
43Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar Belakang : Salah satu faktor risiko timbulnya kejadian obesitas adalah adanya stunted. Gangguan pertumbuhan pada individu yang stunted menyebabkan berkurangnya jumlah dan kualitas sel serta jaringan organ internal, salah satunya adalah gangguan dari sistem endokrin. Gangguan sistem endokrin berdampak pada proses oksidasi lemak sehingga menyebabkan penumpukan jaringan adiposa berlebihan. Timbunan jaringan adiposa ini memicu timbulnya reaksi inflamasi yang salah satunya ditandai dengan peningkatan kadar High Sensitive C-Reactive Protein (hsCRP). Tujuan penelitian ini adalah membuktikan perbedaan kadar hsCRP antara kelompok stunted obesity dengan kelompok non-stunted-obesity.Metode : Penelitian cross sectional ini dilakukan di SMA Kota Semarang dengan pembagian wilayah berdasarkan kategori urban dan suburban secara classified cluster random sampling. Sampel terdiri dari 22 subjek stunted obesity dan 22 subjek non-stunted obesity. Obesitas ditentukan dengan perhitungan IMT/U > persentil ke-95 dan lingkar pinggang > 80 cm (perempuan) >90 (laki-laki). Stunted ditentukan dengan TB/U ≤ -2 SD sedangkan non-stunted ditentukan dengan TB/U>-2SD. Pengukuran kadar hsCRP menggunakan metode ELISA. Perbedaan kadar hsCRP antara 2 kelompok diuji dengan independent t-test.Hasil : Rerata kadar hsCRP pada kelompok stunted obesity  adalah 4,51 mg/l sedangkan kelompok non-stunted obesity adalah 4,05 mg/l (p=0,665). Kategori tingkat inflamasi tinggi pada stunted obesity sebesar 50% dan non-stunted Obesity sebesar 40,9%.Simpulan : Kadar hsCRP kelompok stunted obesity terbukti lebih tinggi dibandingkan kelompok non-stunted obesity, tetapi secara statistik tidak bermakna.

Cite

CITATION STYLE

APA

Moulia, M., Sulchan, M., & Nissa, C. (2017). Kadar pro inflamator High Sensitive C-Reactive Protein (HSCRP) pada remaja stunted obese di SMA Kota Semarang. Journal of Nutrition College, 6(2), 119. https://doi.org/10.14710/jnc.v6i2.16901

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free