Akupresur Mengurangi Mual dan Muntah Pada Anak Yang Menjalani Kemoterapi

  • IGA Dewi Purnamawati
N/ACitations
Citations of this article
83Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pasien kanker menilai mual merupakan efek samping yang paling tidak menyenangkan dari kemoterapi, meskipun pemberian terapi antiemetik sudah diberikan secara intensif. Hampir 70 % pasien dewasa dan 58 % anak usia sekolah serta anak remaja menerima agen kemoterapi yang sangat emetogenik, akibatnya keluhan mual terus dikeluhkan pasien (Ryan, 2010) Akupresur adalah salah satu alternatife intervensi yang efektif untuk menggurangi keluhan mual dan muntah. Akupresur juga merupakan intervensi non invasife dan relatife tidak sulit untuk dilakukan (Lee & Frazier, 2011). Aplikasi EBN ini bertujuan untuk mencapai asuhan keperawatan yang berkualitas melalui intervensi keperawatan yang komprehensif dan meningkatkan pelayanan keperawatan yang memperhatikan prinsip atraumatic care pada anak yang menjalani kemoterapi dengan meminimalkan keluhan mual dan muntah. Metode penelitian dengan systematic Review. Hasil dari aplikasi EBN ini diketahuinya efektifitas tindakan akupresur dalam mengurangi mual muntah pada anak yang menjalani kemoterapi.

Cite

CITATION STYLE

APA

IGA Dewi Purnamawati. (2018). Akupresur Mengurangi Mual dan Muntah Pada Anak Yang Menjalani Kemoterapi. Buletin Kesehatan: Publikasi Ilmiah Bidang Kesehatan, 2(1), 20–31. https://doi.org/10.36971/keperawatan.v2i1.31

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free