Nilai Moral Tari Kembang Lambang Sari bagi Masyarakat Betawi menurut Perspektif Hans Georg Gadamer

  • Riandari W
  • Nursilah
  • Tuteng Suwandi
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tari yang dipandang sebagai sebuah teks, apapun jenis dan bentuknya,  tentunya akan mengandung suatu nilai. Nilai moral menjadi salah satu yang penting untuk diketahui. Nilai moral akan menjadi pedoman untuk melakukan menentukan baik dan salah dalam masyarakatnya. Menggali nilai moral dalam Tari Kembang Lambang Sari dapat dilakukan dengan berbagai cara.. Salah satu caranya adalah dengan membedah strukturnya melalui analisis wacana. Analisis wacana dilakukan dari komponen struktur yang paling kecil yaitu motif, frasa, kalimat dan gugus. Keterkaitan antara komponen akan menghasilkan penafsiran terhadap gerak tari. Analisis struktur Tari Kembang Lambang Sari ini kemudian dipadukan dengan analisis karakter tari dari konsep yang dikemukakan La Meri mengenai desain atas (air design) menggambarkan kesan dari gerakan. Hasil analisis struktur tari ini pada akhirnya akan dikaji melalui perspektif hermeneutika Hans georg Gadamer yaitu Fusion of Horizon untuk memperoleh nilai moral yang terkandung dalam tarian tersebut. Kajian ini bertujuan untuk membedah struktur Tari Kembang Lambang Sari agar nilai moral yang terkandung dalam Tari Kembang Lambang Sari dapat ditafsirkan dengan jelas sesuai dengan nilai yang ingin disampaikan oleh koreografer.

Cite

CITATION STYLE

APA

Riandari, W., Nursilah, & Tuteng Suwandi. (2023). Nilai Moral Tari Kembang Lambang Sari bagi Masyarakat Betawi menurut Perspektif Hans Georg Gadamer. Jurnal Pendidikan Tari, 3(2), 1–15. https://doi.org/10.21009/jpt.321

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free