Daya Tetas Telur Burung Puyuh pada Pemeliharaan Intensif dengan Kepadatan Kandang yang Berbeda

  • Rusmiyanto R
  • Saili T
  • Aka R
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Daya tetas telur burung puyuh pada umumnya dipengaruhi oleh faktor pakan danpengendalian penyakit. Pada penelitian akan dikaji pengaruh kepadatan kandang terhadapfertilitas, daya tetas, dan bobot tetas telur burung puyuh. Penelitian ini dilaksanakan diKelompok Tani Ternak Tunas Mekar, Kelururahan Lepo-Lepo Kecamatan Baruga KotaKendari. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acaklengkap dengan empatperlakuan dan empat ulangan. Perlakuan pada penelitian ini adalah kepadatan kandang yangterdiri atas empat jenis kepadatan, yaitu: P1 (6 ekorpuyuh per kandangjantan 2 ekor + 4ekorbetina), P2 (9 ekorpuyuh per kandangjantan3ekor + 6ekorbetina), P3 (12 ekorpuyuh perkandang jantan 4 ekor + 8 ekor betina), dan P4 (15 ekor puyuh per kandang jantan 5 ekor + 10ekor betina). Variabel yang diukur pada penelitian ini yaitu produksi telur, fertilitas, daya tetas,bobot tetas. Kepadatan kandang berpengaruh sangat nyata (p<0,01) terhadap produksi telur,fertilitas telur dan daya tetas telur, tetapi tidak berpengaruh terhadap bobot tetas.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rusmiyanto, R., Saili, T., & Aka, R. (2021). Daya Tetas Telur Burung Puyuh pada Pemeliharaan Intensif dengan Kepadatan Kandang yang Berbeda. Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo, 2(4). https://doi.org/10.56625/jipho.v2i4.16926

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free