Abstract
UKM CP merupakan salah satu UKM yang bergerak di industri mebel di Kota Padang dan memproduksi lemari, meja makan, dan tempat tidur. Permasalahan yang terjadi adalah penjualan produk cenderung stagnan dan menunjukkan tren menurun pada beberapa produk. Penurunan penjualan berkisar antara 46-72%. Hal ini disebabkan UKM tidak mengevaluasi strategi pemasaran produknya dan minim inovasi. Tujuan dari studi ini adalah mengevaluasi strategi pemasaran untuk meningkatkan penjualan di industri mebel dengan menggunakan analisis Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) dan Threats-Opportunities-Weaknesses-Strenghts (TOWS). Data yang digunakan adalah indikator-indikator pada faktor internal dan eksternal pada UKM CP. Metode yang digunakan adalah QSPM dan TOWS. Hasil yang didapatkan adalah 15 dari 18 indikator memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Dalam analisis menggunakan metode QSPM, nilai evaluasi faktor internal (IFE) dan faktor eksternal (EFE) adalah 3,21 dan 3,01. Nilai IFE dan EFE tersebut memposisikan UKM CP pada kuadran I dan berada pada posisi bertumbuh (growth). Strategi untuk posisi bertumbuh dianalisis menggunakan metode TOWS dan hasilnya didapatkan tiga strategi untuk pengembangan pasar, tiga strategi untuk pengembangan produk, dan dua strategi untuk penetrasi pasar.
Cite
CITATION STYLE
Farid, M., Adelino, M. I., & Hasanah, N. (2023). EVALUASI STRATEGI PEMASARAN MENGGUNAKAN METODE ANALISIS QSPM DAN TOWS: STUDI KASUS PADA INDUSTRI MEBEL. Procuratio : Jurnal Ilmiah Manajemen, 11(1), 64–72. https://doi.org/10.35145/procuratio.v11i1.2826
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.