Abstract
Meskipun keberadaan dan peran guru militer penting, namun kompetensi guru militer di Rindam VII/Wrb masih diluar harapan, belum sesuainya kompetensi guru militer dapat menyebabkan menurunnya kualitas hasil belajar prajurit. Untuk menganalisis soal kompetensi guru militer, peneliti menggunakan teori kompetensi sebagai alat analisis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan sumber data yang diperoleh dari studi literatur dan lapangan (observasi dan wawancara). Hasil penelitian kompetensi guru militer dari aspek kemampuan, pengetahuan dan keterampilan guru militer masih menunjukkan kelemahan dimana masih terdapat beberapa guru militer yang belum memiliki kualifikasi dan spesialisasi sebagai guru militer. Hambatan dalam meningkatkan kompetensi guru militer, selain karena kurangnya fasilitas pendidikan, juga disebabkan oleh rendahnya keterampilan dan motivasi beberapa guru militer. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa kompetensi Gumil pada Rindam VII/Wrb masih rendah, hal ini mempengaruhi siswa yang dihasilkan oleh Rindam VII/Wrb.
Cite
CITATION STYLE
Djuyandi, Y., & Sallo, A. A. (2021). KOMPETENSI GURU MILITER DI RESIMEN INDUK KODAM VII/WIRABUANA (WRB). Sosioglobal : Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Sosiologi, 5(2), 185. https://doi.org/10.24198/jsg.v5i2.32725
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.