Abstract
Beton adalah bahan yang sering digunakan untuk struktur atas jembatan karena tahan lama dan dapat menahan beban yang berat. Pemakaian beton sebagai bahan bangunan konstruksi telah lama digunakan karena penggunaan beton dinilai relatif murah dari segi biaya. Selain murah dalam segi pembuatannya, beton juga tidak memerlukan biaya perawatan. Kelebihan lainnya adalah dalam segi kekuatan yaitu mampu menahan gaya tekan dengan baik. Beton tidak akan mengalami korosi karena matrialnya yang dibuat oleh bahan-bahan alami sehingga jika melihat kelebihan dari segi umur, beton mampu bertahan dengan lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara agregat yang tidak dicuci dan agregat yang dicuci dalam uji kuat tekan. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, didapatkan hasil pengujian kadar lumpur dari agregat halus dan kasar, agregat halus yang tidak dicuci memiliki kadar lumpur sebesar 0,34%, sedangkan agregat halus yang dicuci memiliki kadar lumpur sebesar 0,19%. Dan untuk agregat kasar yang tidak dicuci memiliki kadar lumpur sebesar 0,81%, sedangkan agregat kasar yang dicuci memiliki kadar lumpur sebesar 0,18%. Dari hasil uji kuat tekan didapatkan hasil yang tidak jauh berbeda uji kuat tekan untuk agregat yang tidak dicuci memiliki nilai kuat tekan rata-rata sebesar 14,6 Mpa, sedangkan untuk agregat yang dicuci memiliki nilai kuat tekan rata-rata sebesar 14,5 Mpa.
Cite
CITATION STYLE
Sahertian, T. A., Lewakabessy, G., & Tuanakotta, A. (2024). Karakteristik Campuran Beton Menggunakan Agregat Sungai Air Besar Desa Hatu Kota Ambon. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 1(7), 653–669. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i7.128
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.