Abstract
Model pengelolaan suatu perpustakaan madrasah dapat dijadikan rujukan perpustakaan madrasah lainnya agar perpustakaan mereka benar-benar dapat menjalanknan tugas dan fungsinya sebagai salah satu sumber bekajar santri. Penelitan ini bermaksud mengungkap model pengelolaan perpustakaan yang mencakup penyusunan rencana strategis, pengelolaan pengembangan koleksi dan pengembangan layanan perpustakaan pondok pesantren As’Adiyah Sengkang sebagai lembaga pendidikan Islam tingkat menengah yang banyak mencetak tokoh dan cendikiawan. Sebanyak 27 halaman transkrip hasil wawancara dari sejumlah pengelola perpustakaan yang bersyarat untuk dijadikan informan pada penelitian ini diolah melalui tahapan-tahapan dalam penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Rapat rencana kegiatan pondok pesantren merupakan tempat bagi pustakawan menyampaikan rencana strategisnya, Visi perpustakaan merupakan acuan bagi pustakwan dalam menyusun rencana strategis, pembelian dan sumbangan alumni merupakan teknik dalam mengembangkan koleksi, buku mata pelajaran dan buku fiksi merupakan prioritas pustakawan, kecintaan akan buku, komitmen pelayanan, saling pengertian dan saling memahami merupakan prinsip dasar yang dianut oleh pustakawan dalam melaksanakan tugasnya sebagai pustakawan. Penelitian ini hanya terbatas pada perpustakaan di pondok pesantren tertentu saja sehingga tidak bisa mewakili model pengelolaan perpustakaan madrasah secara menyeluruh.
Cite
CITATION STYLE
Mulyadi, I. (2023). Model pengelolaan perpustakaan Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang kab. Wajo Provinsi Sulawesi Selatan. Literatify : Trends in Library Developments, 4(2), 135–152. https://doi.org/10.24252/literatify.v4i2.41383
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.