Abstract
Relationships initiated via dating applications often encounter higher uncertainty than those formed face-to-face. This is due to limited initial information, potential discrepancies between online and real-life personas, and the absence of clear social references. This study examines how couples who met through dating apps manage relationship uncertainty in the lead-up to marriage decisions. Employing a transcendental phenomenology approach, the research explores participants' subjective experiences. Uncertainty Reduction Theory (URT) serves as the primary conceptual framework, complemented by Self-Disclosure within Social Penetration Theory (SPT) as a key communication strategy for uncertainty management. Data was gathered via in-depth interviews with married couples who met through dating applications. Findings indicate that couples employ various uncertainty reduction strategies: passive (observing online behavior), active (seeking third-party information), and interactive (direct communication and gradual self-disclosure). Self-disclosure is crucial for building trust and accelerating the decision to marry, particularly in terms of openness about life values, marital expectations, and past experiences. The results suggest that deeper self-disclosure leads to stronger relationships. This study contributes to the understanding of interpersonal communication in digital contexts, enhancing our understanding of communication dynamics from online interactions to committed relationships. Practical implications offer valuable insights for dating app users to foster healthier and more meaningful relationships.Hubungan yang dimulai melalui aplikasi kencan sering kali menghadapi ketidakpastian yang lebih tinggi dibandingkan dengan hubungan yang terbentuk secara langsung. Hal ini disebabkan oleh informasi awal yang terbatas, potensi perbedaan antara individu dalam dunia online dan kehidupan nyata, serta tidak adanya referensi sosial yang jelas. Studi ini meneliti bagaimana pasangan yang bertemu melalui aplikasi kencan mengelola ketidakpastian hubungan menjelang keputusan pernikahan. Menggunakan pendekatan fenomenologi transendental, penelitian ini mengeksplorasi pengalaman subjektif informan. Teori Pengurangan Ketidakpastian (URT) berfungsi sebagai kerangka konseptual utama, dilengkapi dengan Pengungkapan Diri dalam Teori Penetrasi Sosial (SPT) sebagai strategi komunikasi kunci untuk manajemen ketidakpastian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tiga pasangan yang telah menikah dan bertemu melalui aplikasi kencan. Temuan menunjukkan bahwa pasangan menggunakan berbagai strategi pengurangan ketidakpastian: pasif (mengamati perilaku online), aktif (mencari informasi pihak ketiga), dan interaktif (komunikasi langsung dan pengungkapan diri bertahap). Pengungkapan diri sangat penting untuk membangun kepercayaan dan mempercepat keputusan untuk menikah, terutama dalam hal keterbukaan tentang nilai-nilai hidup, harapan pernikahan, dan pengalaman masa lalu. Hasilnya menunjukkan bahwa pengungkapan diri yang lebih dalam mengarah pada hubungan yang lebih kuat. Studi ini berkontribusi pada pemahaman komunikasi interpersonal dalam konteks digital, meningkatkan pemahaman mengenai dinamika komunikasi dari interaksi online hingga hubungan yang berkomitmen. Implikasi praktis menawarkan wawasan berharga bagi pengguna aplikasi kencan untuk membina hubungan yang lebih sehat dan bermakna.
Cite
CITATION STYLE
Joy Christy Rawung, Indrayani, I. I., & Daniel Budiana. (2026). Managing Uncertainty in Relationship Development Among Dating App Couples: A Phenomenological Study. Jurnal Spektrum Komunikasi, 14(1), 12–25. https://doi.org/10.37826/spektrum.v14i1.1138
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.