Abstract
Didalam artikel ini menjelaskan terkait toleransi yang ada di ajaran agama Hindu, dari sisi konsep ajaran, teks-teks ataupun slokanya, dan praktik maupun wujud pengaplikasiannya. Kemudian, terkait konsep ajaran toleransi banyak sekali didalam agama Hindu. Tapi, akan sedikit dipaparkan yang meliputi dari Tri Hita Karana yang mengartikan tiga hubungan keseimbangan. Lalu, ada Panca Sradha yang mengartikan lima keyakinan didalam agama Hindu. Kemudian, Tat Twam Asih yang mengartikan suatu ajaran tentang tata susila didalam agama Hindu. Lalu, ada Tri Kaya Parisudha yang mengartikan tiga tingkah laku yang harus disucikan, dan yang lain-lain. Salah satu sloka yang paling terkenal dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu Bhinneka Tunggal Ika tan hana dharma mangrwa, yang dimana jika disimpulkan kita (seluruh umat beragama) memiliki banyak cara untuk mencapai kesatuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan wawancara dan observasi secara langsung terhadap tokoh-tokoh agama Hindu di Jawa Timur, selain itu penulis juga melakukan kajian pustaka terhadap beragam rujukan agama Hindu. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa, terdapat beragam kegiatan yang dilakukan oleh umat Hindu di Pura Jala siddhi Amertha Juanda yang mengandung toleransinya. Biasanya mereka melakukan Bakti Sosial, Indonesia Merayakan Perbedaan yang mana dihadiri oleh seluruh umat beragama, adalagi Semalam Nusantara Sidoarjo merupakan kegiatan yang dihadari oleh beberapa etnis yang berbeda.
Cite
CITATION STYLE
Arifin, A. Z. (2019). Toleransi dalam Agama Hindu; Aplikasi Ajaran dan Praktiknya di Pura Jala Siddhi Amertha Sidoarjo. Satya Widya: Jurnal Studi Agama, 2(2), 71–92. https://doi.org/10.33363/swjsa.v2i2.60
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.