TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP PERILAKU SWAMEDIKASI MAAG DI RT 01 RW 01 DESA CISANTANA

  • Anwarudin W
  • Luthfiyan R
  • Al-Qur’ani E
N/ACitations
Citations of this article
60Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sakit maag disebabkan oleh iritasi pada lambung yang terlalu lama dibiarkan tanpa ada pengobatan khusus dan juga akibat Infeksi kuman helycobacter pylori yang juga merupakan penyebab maag. Swamedikasi adalah kegiatan atau tindakan mengobati sendiri dengan obat tanpa resep dokter secara tepat dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat terhadap perilaku swamedikasi maag pada masyarakat Kelurahan Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan. Penelitian ini merupakan penelitian obsevasional dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. tingkat pengetahuan masyarakat RT 01 RW 01 Desa Cisantana terhadap swamedikasi maag paling banyak termasuk dalam kategori baik. Dari 58 masyarakat yang dijadikan responden, 26 responden atau 45% berpengetahuan baik, 12 responden atau 21% berpengetahuan cukup dan 20 responden atau 34% berpengetahuan kurang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Anwarudin, W., Luthfiyan, R., & Al-Qur’ani, E. F. (2021). TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP PERILAKU SWAMEDIKASI MAAG DI RT 01 RW 01 DESA CISANTANA. Jurnal Farmaku (Farmasi Muhammadiyah Kuningan), 6(2), 37–41. https://doi.org/10.55093/jurnalfarmaku.v6i2.273

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free