Abstract
Pendahuluan Masyarakat Jakarta membelanjakan uangnya saat bulan Ramadhan se-makin banyak dibandingkan sebelum bulan Ramadhan. Hal ini dapat dilihat dari data IHK untuk bahan makanan (Indeks Harga Konsumen) yang ada dalam situs BPS (Badan Pusat Statistik) kita dapat melihat terjadi kenaikan IHK pada bulan Oktober 2006 sebelum Ramadhan yaitu 137,70 dibandingkan dengan bulan November 2006 saat Ramadhan yaitu 138,60 ini berarti terjadi kenaikan IHK sebesar 0,9. Begitu juga IHK pada bulan September 2007 sebelum Ramadhan yaitu 152,27 dibandingkan dengan saat Ramadhan bulan Oktober 2007 yaitu 155,11 ini berarti terjadi kenaikan IHK sebesar 2,84. Dan pada bulan Agustus 2008 sebelum Ramadhan yaitu 119,70 dibandingkan dengan bulan September 2008 saat Ramadhan yaitu 121,97 ini berarti terjadi kenaikan sebesar 2,27. Sebagai fakta di lapangan Abstrak: Makanan dalam kemasan ditengarai menjadi penyebab makin menumpuknya sampah tersebut. Agustus 2008, volume sampah di Jakarta pusat mencapai 5.820 meter kubik. Hal ini membuat tidak nyaman bagi masyarakat Jakarta sendiri dan warga lain yang selama ini mengunjungi kota Jakarta dan selama bulan Ramadhan itu, diperkirakan terjadi peningkatan sampah sekitar 20 persen. Melonjaknya volume sampah ini, didominasi dari kertas dan plastik sisa pembungkus makanan dan minuman seperti pembungkus nasi, atau styrofoam pembungkus makanan cepat saji, Aqua botol, dan berbagai bekas produk makanan kemasan lainnya.
Cite
CITATION STYLE
Muhtarom, K. (2016). PERILAKU KONSUMSI MASYARAKAT JAKARTA TIMUR SEBELUM DAN SAAT RAMADHAN. Al-Iqtishad: Journal of Islamic Economics, 2(2). https://doi.org/10.15408/aiq.v2i2.2485
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.