Otentisitas Injil dalam Literasi Generasi Milenial: Peluang dan Strategi Penginjilan Di Era Digital

  • Blegur R
  • Aulu R
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini hendak menekankan bahwa kehadiran Injil merupakan Kabar Baik bagi semua umat di segala bangsa dan segala abad, serta tetap relevan hingga kini meskipun menghadapi trend-trend baru. Walau demikian, Injil pun menghadapi tantangan baru dalam berbagai konteks, misalnya perkembangan teknologi digital pada masa kini yang mencerminkan peradaban dan budaya baru dengan jenis literasi yang baru pula. Pola literasi yang mengemuka pada masa kini di kalangan generasi milenial, pada satu sisi dapat mendistorsi otentisitas Injil melalui jargon-jargonnya, tetapi juga di sisi yang lain dapat menjadi peluang pengijian. Dua sisi inilah yang perlu disikapi dengan baik agar sesuai dengan maksud Injil Tuhan Yesus Kristus. Tujuan penelitian ini adalah menyelidiki konsep dan konteks literasi generasi milenial, serta otentisitas Injil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Terkait itu, maka sumber-sumber yang digunakan berupa buku, jurnal dan referensi lainnya yang relevan dengan topik kajian. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa literasi generasi milenial dapat menjadi peluang bagi pemberitaan Injil tanpa mengorbankan otentisitas Injil. Hal tersebut dapat dimungkinkan melalui sarana-sarana yang digunakan generasi milenial, yaitu media digital yang dapat juga menjadi media pemberitaan Injil dengan penyesuaian yang sewajarnya dan relevan untuk menjaga kemurnian maksud Injil.

Cite

CITATION STYLE

APA

Blegur, R., & Aulu, R. N. E. (2025). Otentisitas Injil dalam Literasi Generasi Milenial: Peluang dan Strategi Penginjilan Di Era Digital. JURNAL SABDA HOLISTIK, 1(1), 13–22. https://doi.org/10.63218/zebxtw41

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free