HIRSCHSPRUNG’S DISEASE: METODE DIAGNOSIS DAN TATALAKSANA

  • Damayanti F
  • K Ramadhan A
  • A Nabil A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
166Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak: Hirschsprung’s Disease: Metode Diagnosis Dan Tatalaksana. Penyakit Hirschsprung (HSCR) atau megakolon kongenital adalah penyakit yang ditandai dengan hilangnya kemampuan dilatasi dan peristaltik usus akibat tidak adanya sel ganglion pada pleksus Myentericus (Aurbach’s) dan pleksus submukosa (Meissner). HSCR 80% didiagnosis pada tahun pertama kehidupan atau pada neonatus, dan jarang terlihat pada masa remaja dan dewasa. Diagnosis penyakit Hirschsprung harus ditegakkan sedini mungkin mengingat berbagai komplikasi yang dapat terjadi dan sangat berbahaya bagi nyawa pasien seperti konstipasi, enterokolitis, perforasi usus, dan sepsis yang dapat menyebabkan kematian. Penyakit Hirschsprung yang tidak segera ditangani atau diobati dapat menyebabkan kematian sebesar 80%, terutama karena enterokolitis dan perforasi usus. Penanganan dini penyakit Hirschsprung efektif dalam mengurangi kejadian enterokolitis hingga 30%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Damayanti, F., K Ramadhan, A., A Nabil, A., W Almuwaffaq, H., Smith, S., & Haikal, Z. (2024). HIRSCHSPRUNG’S DISEASE: METODE DIAGNOSIS DAN TATALAKSANA. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, 10(12), 3584–3594. https://doi.org/10.33024/jikk.v10i12.12334

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free