Pengembangan Bioplastik Antibakteri Untuk Bahan AAlat Pelindung Diri (APD) yang Ramah Lingkungan

  • Suhendar D
  • Eroz Rasman G
  • Sutrisno A
N/ACitations
Citations of this article
27Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Produksi Alat Pelindung Diri (APD) meningkat hingga 40% perbulan, menghasilkan limbah plastik global saat pandemi maupun setelah pandemi COVID-19. Plastik degradable merupakan suatu solusi mengurangi penumpukan limbah APD. Penelitian ini menggunakan bahan yang ramah lingkungan dan nontoksik yaitu PLA, kitosan, ZnO, dan lilin kelapa sawit. Terdapat dua tahap penelitian, (1) menentukan konsentrasi lilin kelapa sawit (1; 2,5; 5%) terbaik sesuai SNI, dan (2) menentukan konsentrasi kitosan (0,5%; 0,75%; 1%; 1,25%; 1,5%) menggunakan metode RAL.  Bioplastik diuji morfologi, struktural, antibakteri, water vapor permeability, dan biodegradabilitas. Hasil uji morfologi terlihat kitosan membentuk celah dan gumpalan kitosan pada beberapa tempat. Uji FTIR mengkonfirmasi penambahan kitosan tidak merubah komponen kimia bioplastik. Konsentrasi kitosan 0,5% paling baik dalam menghambat bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Penambahan kitosan membuat nilai tensile strength naik namun menurunkan elongastion at break, uji WVP tidak berpengaruh secara  signifikan, sedangkan uji biodegradabilitas menunjukan pada konsentrasi terkecil kitosan dapat meningkatkan kemampuan biodegradabilitas.

Cite

CITATION STYLE

APA

Suhendar, D., Eroz Rasman, G., & Sutrisno, A. (2021). Pengembangan Bioplastik Antibakteri Untuk Bahan AAlat Pelindung Diri (APD) yang Ramah Lingkungan. Jurnal Health Sains, 2(9), 1147–1158. https://doi.org/10.46799/jhs.v2i9.270

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free