Economic Digitalization of Tourism Village in The New Normal Era (Case Study in Pipitan Tourism Village)

  • Setyadi S
  • Syaifudin R
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

The purpose of this community service is to provide appropriate technology in the form of an official website, training in the preparation of interesting social media content for marketing, as well as training in making digital-based financial reports in Pipitan Tourism Village, Serang City. Pipitan Tourism Village is a Tourism Village that was formed in 2019 with the establishment decision letter number 821/25 of 2020 concerning the Designation of Pipitan Tourism Village from the Serang City tourism office. However, the COVID-19 pandemic has made this tourist village empty of visitors. For this reason, in the new normal, a strategy is needed on how to bring back tourist visits to Pipitan Tourism Village, including through digital marketing, namely through the official website which is currently not owned. The second strategy is to rearrange the content on social media to make it more interesting so that it can have a selling value. In addition, the recording of financial reports conducted by Pokdarwis is also still simple and done manually and not in accordance with the ETAB standard, so training is needed on how to prepare financial reports that comply with ETAB standards and are digitally based.. Kata kunci: Pipitan Tourism Village, Digital Marketing, Digital Financial Reports   Abstract Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan teknologi tepat guna berupa official website, pelatihan penyusunan konten media social yang menarik untuk pemasaran, serta pelatihan pembuatan laporan keuangan berbasis digital di Kampung Wisata Pipitan, Kota Serang. Kampung Wisata Pipitan merupakan Kampung Wisata yang terbentuk pada tahun 2019 dengan nomor SK pendirian No. 821/25 Tahun 2020 tentang Penetapan Kampung Wisata Pipitan dari dinas pariwisata Kota Serang. Akan tetapi adanya pandemic COVID-19 membuat kampung wisata ini sepi pengunjung. Untuk itu, di masa normal baru diperlukan strategi bagaimana mendatangkan kembali kunjungan wisatawan ke Kampung Wisata Pipitan, diantaranya adalah melalui pemasaran digital yaitu melalui official website yang sekarang belum dimiliki. Strategi yang kedua adalah menata ulang isi konten-konten yang ada di media sosialnya supaya lebih menarik sehingga dapat memiliki nilai jual. Selain itu, pencatatan laporan keuangan yang dilakukan Pokdarwis juga masih sederhama dan dilakukan secara manual serta belum sesuai dengan standar ETAB, sehingga diperlukan pelatihan bagaimana menyusun laporan keuangan yang sesuai standar ETAB dan berbasis digital. Kata kunci: Kampung Wisata Pipitan, pemasaran digital, laporan keuangan digital

Cite

CITATION STYLE

APA

Setyadi, S., & Syaifudin, R. (2022). Economic Digitalization of Tourism Village in The New Normal Era (Case Study in Pipitan Tourism Village). MOVE: Journal of Community Service and Engagement, 2(2), 58–66. https://doi.org/10.54408/move.v2i2.144

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free