Abstract
Pendahuluan: Ronde keperawatan bertujuan untuk memecahkan masalah keperawatan pasien yang dilakukan oleh perawat dan pasien untuk membahas dan menerapkan asuhan keperawatan. Implementasi ronde keperawatan dapat dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap, norma subjektif, dan niat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ronde keperawatan di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bajawa.Metode: Desain penelitian ini adalah cross-sectional. Total populasi adalah 108 dan diperoleh 98 responden dengan total sampling. Variabel independen adalah pengetahuan, sikap, norma subjektif, dan niat. Variabel dependen adalah pelaksanaan putaran keperawatan. Instrumen menggunakan kuesioner. Data dianalisis oleh Spearmen's Rho.Hasil: Faktor dominan dalam pelaksanaan ronde keperawatan adalah intensi (p=0,007). Ada hubungan antara pengetahuan dan sikap (p = 0,000), pengetahuan dengan norma subjektif (p = 0,000), sikap dengan niat (p = 0,004), norma subyektif dengan niat (p = 0,002), niat dengan ronde keperawatan ( p = 0,030).Kesimpulan: Implementasi ronde keperawatan akan berjalan dengan baik dengan pengetahuan yang ronde keperawatan. Sehingga pelatihan dalam ronde keperawatan diperlukan dan implementasi ronde keperawatan harus teratur dan berkelanjutan.
Cite
CITATION STYLE
Moi, M. F., Nursalam, N., & Asmoro, C. P. (2019). FAKTOR – FAKTOR YANG MEMENGARUHI PELAKSANAAN RONDE KEPERAWATAN. Fundamental and Management Nursing Journal, 2(1), 35. https://doi.org/10.20473/fmnj.v2i1.12806
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.