Asuhan Kebidanan Antenatal pada Ny. F dengan Emesis Gravidarum

  • Andi Nilna Raudatul Fariha
  • Een Kurnaesih
  • Husnah N
N/ACitations
Citations of this article
52Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kehamilan merupakan penyatuan dari hasil konsepsi dimana ovum bertemu dengan sperma di tuba falopi lalu menjadi embrio dan dilanjutkan dengan nidasi atau implantasi. Selama kehamilan terjadi, muncul perubahan fisiologi yang sering dirasakan ialah merupakan mual muntah. Emesis gravidarum adalah gejala mual muntah yang terjadi pada awal kehamilan karena meningkatnya kadar hormon estrogen dan progesteron. Menurut World Health Organization angka kejadian emesis gravidarum sedikitnya 15% dari semua wanita hamil. Angka kejadian mual muntah di dunia yaitu 70-80% dari jumlah ibu hamil. Tujuan penelitian ini agar dapat melaksanakan asuhan kebidanan antenatal pada Ny. F dengan emesis gravidarum dan menggunakan manajemen kebidanan sesuai dengan wewenang bidan. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus manajemen metode kebidanan yang terdiri dari 7 langkah varney. Hasil yang didapatkan pada Ny. F berlangsung normal, keadaan ibu dan janin  baik, ibu tidak khawatir dengan mualnya. Kesimpulan dari kasus dan pengkajian yang dilakukan adalah penulis dapat menerapkan asuhan kebidanan yang sesuai dengan prioritas pasien dan kewenangan bidan sehingga asuhan yang diberikan dapat dikatakan berhasil dan efektif.

Cite

CITATION STYLE

APA

Andi Nilna Raudatul Fariha, Een Kurnaesih, & Husnah, N. (2023). Asuhan Kebidanan Antenatal pada Ny. F dengan Emesis Gravidarum. Window of Midwifery Journal, 69–76. https://doi.org/10.33096/wom.vi.716

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free