PENYULUHAN LITERASI KEUANGAN DAN MEMBACA PELUANG BISNIS PADA PELAKU UMKM DI DESA KERINJING, OGAN ILIR

  • Raneo A
  • Prabujaya S
  • Putri M
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Literasi keuangan menjadi hal yang perlu ditingkatkan dalam rangka mengembangkan UMKM di Indonesia. Literasi yang perlu dilakukan terutama terkait dengan pencatatan keuangan dasar dan pengelolaan keuangan. Mampu mengenal dan memanfaatkan peluang bisnis baru juga merupakan hal yang dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas UMKM. Metode yang digunakan untuk pengenalan peluang bisnis adalah dengan analisis SWOT. Melalui metode ini peserta dapat mengenali diri pribadi menyangkut kekuatan dan kelemahan serta mampu mengenali lingkungan luar terkait dengan kesempatan dan ancaman. Pengabdian masayarakat ini dilakukan di Desa Kerinjing, Ogan ilir. Peserta terdiri dari 30 orang pelaku UMKM. Jenis usaha relatif berkaitan dengan hasil alam. Rata – rata usia peserta berada pada angka 30 tahun. Metode penyuluhan dilakukan dengan memberi peserta materi cetak lalu dilanjutkan dengan ceramah dan diskusi serta tanya jawab. Dari hasil penyampaian materi dan diskusi, para peserta masih memiliki tingkat literasi keuangan yang rendah. Pencatatan keuangan masih sangat sederhana dan tidak konsisten.  Kata Kunci : Literasi Keuangan, Membaca, UMKM

Cite

CITATION STYLE

APA

Raneo, A. P., Prabujaya, S. P., & Putri, M. A. (2022). PENYULUHAN LITERASI KEUANGAN DAN MEMBACA PELUANG BISNIS PADA PELAKU UMKM DI DESA KERINJING, OGAN ILIR. Jurnal Pengabdian Kolaborasi Dan Inovasi IPTEKS, 1(3), 287–293. https://doi.org/10.59407/jpki2.v1i3.44

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free