Islamisasi Ilmu Pengetahuan Syed Muhammad Naquib Al-Attas Dan Isma’Il Raji Al-Faruqi

  • Ruchhima R
N/ACitations
Citations of this article
316Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak Islamisasi muncul karena kekhawatiran intelektual Muslim yang melihat umat Islam berada dalam krisis akibat penerapan ilmu pengetahuan Barat yang berbass sekuler. Konsep sekuler dalam ilmu pengetahuan tidak sesuai dengan umat Islam karena memisahkan agama dari ilmu. Intelektual Muslim yang gencar mengagas Islamisasi adalah syed Muhammad Naquib Al-Attas dan Isma’il Raji Al-Faruqi. Keduanya sama-sama beranggapan bahwa ilmu pengetahuan Barat tidak bebas nilai karena berisi ide-ide, nilai-nilai dan doktrin dari kebudayaan dan peradaban Barat. Makalah ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang, konsep, dan langka-langkah dalam proses Islamisasi ilmu menurut pandangan Syed Muhammad Naquib Al-Attas dan Isma’il Raji Al-Faruqi. Makalah ini merupakan penelitian kepustakaan dengan menggunakan metode kualitatif. Kata kunci: Islamisasi, Al-Attas, Al-Faruqi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ruchhima, R. (2019). Islamisasi Ilmu Pengetahuan Syed Muhammad Naquib Al-Attas Dan Isma’Il Raji Al-Faruqi. Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 19(01), 26–33. https://doi.org/10.32939/islamika.v19i01.366

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free