Abstract
Abstrak Islamisasi muncul karena kekhawatiran intelektual Muslim yang melihat umat Islam berada dalam krisis akibat penerapan ilmu pengetahuan Barat yang berbass sekuler. Konsep sekuler dalam ilmu pengetahuan tidak sesuai dengan umat Islam karena memisahkan agama dari ilmu. Intelektual Muslim yang gencar mengagas Islamisasi adalah syed Muhammad Naquib Al-Attas dan Isma’il Raji Al-Faruqi. Keduanya sama-sama beranggapan bahwa ilmu pengetahuan Barat tidak bebas nilai karena berisi ide-ide, nilai-nilai dan doktrin dari kebudayaan dan peradaban Barat. Makalah ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang, konsep, dan langka-langkah dalam proses Islamisasi ilmu menurut pandangan Syed Muhammad Naquib Al-Attas dan Isma’il Raji Al-Faruqi. Makalah ini merupakan penelitian kepustakaan dengan menggunakan metode kualitatif. Kata kunci: Islamisasi, Al-Attas, Al-Faruqi.
Cite
CITATION STYLE
Ruchhima, R. (2019). Islamisasi Ilmu Pengetahuan Syed Muhammad Naquib Al-Attas Dan Isma’Il Raji Al-Faruqi. Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 19(01), 26–33. https://doi.org/10.32939/islamika.v19i01.366
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.