Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan penerapan biomekanika terhadap pencegahan cedera olahraga pada pembelajaran penjas, dengan jumlah sampel 10 guru penjas di kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan instrumen wawancara terstruktur. Dari data hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa guru penjas yang memiliki tingkat pemahaman yang tinggi sangat berhubungan dalam pencegahan cedera olahraga peserta didik pada pembelajaran penjas. Berdasarkan dua faktor yang mempengaruhi hubungan tersebut yaitu, faktor pemahaman biomekanika memperoleh kategori “tinggi” sebanyak 8 guru (80%) dan faktor pencegahan cedera olahraga memperoleh kategori “tinggi” sebanyak 7 guru (70%). Disimpulkan bahwa guru di kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi memiliki tingkat pemahaman tinggi. Pernyataan tersebut dapat dimaknai bahwa penerapan ilmu biomekanika terhadap pencegahan cedera olahraga pada pembelajaran penjas memiliki hubungan yang signifikan. Sehingga penerapan yang baik dalam ilmu biomekanika akan meningkatkan pencegahan cedera olahraga dan menekan angka cedera yang terjadi pada peserta didik dan atlet. Sehingga penerapan yang baik dalam ilmu biomekanika akan meningkatkan pencegahan cedera olahraga dan menekan angka cedera yang terjadi pada peserta didik dan atlet. Hal tersebut akan memberikan pengaruh positif bagi guru dan peserta didik untuk terus berupaya dalam melakukan pembelajaran penjas sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Cite
CITATION STYLE
Surur, M., & Gustiawati, R. (2023). Analisis penerapan biomekanika terhadap pencegahan cedera olahraga dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani. Sriwijaya Journal of Sport, 2(2), 95–104. https://doi.org/10.55379/sjs.v2i2.722
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.