FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KETERAMPILAN KADER DALAM DETEKSI DINI STUNTING DI KECAMATAN TAYAN HILIR

  • Mellysa C
  • Mardjan M
  • Alamsyah D
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Di Indonesia, stunting masih menjadi masalah gizi jangka panjang yang signifikan dan memerlukan deteksi dini yang akurat di tingkat Posyandu. Penelitian ini bertujuan mengkaji keterampilan kader Posyandu dalam mendeteksi stunting pada tahap awal di Kecamatan Tayan Hilir. Penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional ini melibatkan 31 kader Posyandu aktif yang dipilih melalui total sampling. Variabel dependen meliputi pengetahuan, usia, pendidikan, dan lama menjadi kader, sedangkan keterampilan kader merupakan variabel independen. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara menggunakan kuesioner terstruktur, kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square pada taraf signifikansi 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kader memiliki pengetahuan baik (63,2%) dan terampil dalam penggunaan antropometri, namun 33,3% masih kurang terampil. Tidak terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,106), usia (p=0,870), pendidikan (p=0,576), dan lama menjadi kader (p=0,611) dengan keterampilan kader dalam deteksi dini stunting. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa keterampilan kader tidak semata dipengaruhi faktor individu, tetapi juga dipengaruhi faktor eksternal seperti pelatihan, dukungan tenaga kesehatan, dan ketersediaan sarana pendukung di Posyandu.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mellysa, C., Mardjan, M., Alamsyah, D., Trisnawati, E., & Munadji, M. (2025). FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KETERAMPILAN KADER DALAM DETEKSI DINI STUNTING DI KECAMATAN TAYAN HILIR. PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 9(3), 9032–9038. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.52158

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free