Industri Religi Pada Media Online

  • Anggraeni A
  • Wuryanta E
N/ACitations
Citations of this article
153Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Dunia pers memasuki era baru, hal ini ditandai dengan berkembangkan media online. Dengan sifatnya yang papperless media online lebih hemat dalam pengoperasiannya. Penelitian ini mengulas tentang fakta banyaknya berita-berita tentang ibadah umrah hampir setiap hari di berbagai media online, tanpa memberikan penjelasan tentang masalah yang hampir selalu menyertai pada saat pelaksanaan ibadah umrah. Dilihat dari sudut pandang ekonomi politik, pemberitaan umrah merupakan komoditas yang menguntungkan bagi pemilik media. Oleh karena itu, berita-berita tentang umrah terus dieksploitasi guna meningkatkan rating berita media online tersebut. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan teori Ekonomi Politik Media dari Vincent Moscow (2009), dengan mengambil salah satu entry concept nya yaitu komodifikasi. Dengan pendekatan kritis, penulis mencoba meneliti komodifikasi pemberitaan umrah pada media online Tribunnews.com. Disimpulkan bahwa komodifikasi berita umrah di media online Tribunnews.com merupakan bagian dari komodifikasi Islam. Komodifikasi dilakukan dengan membuat banyak liputan yang berisi informasi tentang umrah. Komodifikasi juga terkait dengan banyaknya khaalayak pembaca Tribunnews.com yang jumlahnya banyak sehingga menarik pengiklan untuk beriklan di Tribunnews.com.

Cite

CITATION STYLE

APA

Anggraeni, A., & Wuryanta, E. W. (2020). Industri Religi Pada Media Online. Communications, 2(2), 61–73. https://doi.org/10.21009/communications.2.2.4

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free